Skip to main content

Hulu Kali Elo di Kabupaten Temanggung Jadi Kawasan Lindung Ikan

Ilustrasi sungai. shutterstock.com

TEMPO.CO, Temanggung - Masyarakat Dusun Jurangsari, Desa Soropadan, Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menjadikan hulu Kali Elo sebagai kawasan lindung ikan. Warga yang bergerak ini tergabung dalam Komunitas Pring Wulung.

"Kami menentukan satu titik kawasan lindung untuk ikan di hulu Kali Elo ini agar habitat sungai dapat berkembang dengan baik," kata Ketua Komunitas Pring Wulung Kusnindaryanto di Temanggung, Jumat, 29/11.

Ia menuturkan kawasan lindung sekitar 200 meter di sepanjang Kali Elo tersebut sudah diberi tanda patok. Jadi siapapun dilarang melakukan pengambilan ikan di kawasan tersebut, baik dengan pancing maupun cara lainnya.

"Kawasan lindung sepanjang 200 meter tersebut untuk pengembangan ikan, silakan kalau mau mencari ikan di luar kawasan lindung tersebut," katanya.

Ia menuturkan biasanya anggota komunitas mancing tidak pernah mempedulikan lokasi. Mereka yang penting mancing di tempat banyak ikan. "Dengan kawasan lindung ini kita batasi.”

Kusnindaryanto mengatakan Komunitas Pring Wulung bertekad menjaga kelestarian hulu Kali Elo agar tetap bersih dan bebas dari pencemaran. Mereka membentuk komunitas itu karena prihatin debit air kali Elo dari tahun ke tahun terus menurun.

Ia mengatakan alasan lain yang melatarbelakangi pembentukan komunitas itu adalah masalah pencemaran. Di sana terjadi pencemaran yang sangat masif dari limbah rumah tangga. Juga ada limbah plastikdari pabrik-pabrik. “Padahal plastik ini memberikan dampak negatif pada lingkungan," kata dia.

Sekitar 10 tahun lalu mereka mencoba mengeringkan irigasi Soropadan dan ternyata di seluruh permukaan irigasi sudah tertutup limbah plastik. Itulah yang membuat komunitas kecil di Dusun Jurangsari tersebut bertekad untuk perang melawan plastik.

ANTARA

Comments

Popular posts from this blog

Urutan Viewers Instagram Stories Berdasarkan Apa? Ini Penjelasannya!

Urutan viewers instastory paling atas berdasarkan apa? Ayo pasti penasaran kan? Nah sejak keluar algoritma Instagram terbaru kemarin, urutan viewers snapgram teratas atau yang melihat instastory paling atas adalah mereka yang paling perhatian sama kamu. Maksudnya mereka itu sering sekali kepo atas kehidupan kamu. Walaupun mereka tidak pernah melakukan like atau berkomentar di foto yang kamu upload, tapi mereka selalu buka profil ig kamu untuk melihat foto terbaru kamu serta snapgram kamu tak ketinggalan juga. Tidak percaya? Coba deh kamu cek sendiri viewer ig story kamu, nah yang melihat atau instastory viewer paling atas pasti orang-orang yang sama meski orang tersebut jarang like atau berkomentar pada foto Instagram kamu. Jadi saat kamu membuat Instagram story terbaru maka saat mereka membuka aplikasi Instagram di hp nya snapgram kamu lah yang akan muncul pertama kali disebelah kiri atas ig mereka. Nah sudah paham kan yang aku jelaskan di atas. Dari sini kamu bisa tau siapa yang...

Cara Menghapus Timeshift Receiver Parabola di Flashdisk

Satelit Indonesia update bagaimana cara membuang file timeshift di receiver parabola dengan mudah. Belakangan banyak yang mengeluh adanya file timeshift.dat muncul di flashdisk atau memori card akibat di colokkan ke receiver parabola terutama untuk yang berchipset montage. Contoh beberapa receiver yang menggunakan file timeshift seperti keluarga skybox A1, receiver K0S seperti matrix burger S2, Tanaka Jurasic dan masih banyak yang lain. Sebenarnya apa itu file timeshift dan kenapa muncul di flashdisk atau penyimpan lain saat di colokkan ke USB receiver. File timeshift bisa dibilang adalah memori virtual, gunanya untuk menyimpan data saat ada aksi tertentu. Untuk kasus di receiver, timeshift itu digunakan untuk pada saat aksi PVR atau bahasa enaknya rekaman. Jadi saat merekam, ts transfer nya digeser dan pergeseran ini butuh penyimpan makanya dibentuk file timeshift ini. Masalahnya ukuran file timeshift ini lumayan besar, dan bisa saja mengikuti ukuran ruang bebas di disk penyimp...

Tragis Ini Kronologis Penjambretan yang Berujung Kematian

Laporan Wartawan Tribun Medan / Victory Arrival Hutauruk TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejahatan di jalanan semakin merajalela, khususnya di Kota Medan. Penjambretan dan begal semakin meresahkan masyarakat. Terbukti dengan terjadinya terungkapnya kasus penjambretan hingga mengakibatkan kematian pada 2 September 2017 oleh Polrestabes Medan. Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan kronologi yang terjadi di malam sekitar pukul 21.50 wib. Dimana modus operandi keempat pelaku orang beraksi dengan cara memepet korban dan merampas tas yang sedang disandang. "Pelaku sebanyak empat orang mengendarai dua sepeda motor mengincar tas korban Maimunah yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Medan Binjai Km 11,7 Sunggal," terangnya, Rabu (6/9/2017) di Halaman Polrestabes Medan. Namun nahas, setibanya di simp. Jl. Sukabumi baru, saat pelaku menarik tas sandang. Kedua korban terjatuh menyebabkan Maimunah luka memar di leher dan leher sedangkan s...